Mengutip dari India Today, Selasa (2/2/2021), kekhawatiran Zuckerberg ternyata muncul akibat iMessages yang menjadi fitur bawaan di perangkat buatan Apple. Ia merasa iMessages meripakan pesain utama Apple.
Pasalnya, WhatsApp dan aplikasi perprsanan sejenisnya tak terlalu menarik minat warga di Amerika Serikat. Di sana, mereka lebih suka menggunakan fitur bawaan di perangkat, seperti iMessages.
Karena iPhone sudah dibekali dengan iMessage, pengguna tidak perlu repot-repot lagi untuk mengunduh aplikasi pesan instan lainnya di App Store.
"iMessage sudah terpasang di setiap iPhone. Itulah sebabnya iMessage jadi layanan pesan instan paling banyak digunakan di AS," kata Zuckerberg, dalam paparan kinerja perusahaan kuartal keempat 2020.
Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook, pernah mengatakan bahwa saat ini pengguna aktif iPhone di seluruh dunia sudah lebih dari satu miliar. Tak heran, jika Zuckerberg merasa bahwa iMessage merupakan pesaing yang mengancaman dominasi WhatsApp.
(Amril Amarullah (Okezone))