Bila konten pribadi semacam itu sudah naik ke internet, akan sulit untuk dihapus. Karena banyak orang yang sudah menyimpan dan mengunduhnya. Artinya, kapanpun mereka bisa unggah ke situs tertentu.
"Meskipun bila nanti ada UU Perlindungan Data Pribadi dengan hak right to be forgotten, tetap sulit untuk menghapus konten negatif dengan identitas kita," tegas Pratama.
Baca Juga: Kebiasaan Menatap Layar Gadget di Malam Hari Tingkatkan Risiko Diabetes
Sulit hilangnya konten pribadi yang terlanjur tersebar di internet lantara ada banyak situs index gambar yang sudah menyimpan konten tersebut. Selain itu, juga sangat mudah ditemukan, cukup melakukan Googling, konten pun bisa langsung ketemu.
Kewaspadaan pengguna smartphone diharapkan terus meningkat. Jangan mudah membuka situs melalui smartphone. Selain itu, pastikan tidak ada orang lain yang bisa membuka smartphone miliknya. Dan yang pasti, lebih bijak jika tidak menyimpan konten pribadi.
"Sehingga bisa dicegah foto maupun video pribadi kita tersebar keluar dengan cepat dan luas," tandas Pratama.
(Sazili Mustofa)