Ada Hujan Meteor dan Fenomena Langit Lain di Pekan Kedua Desember 2020

Fikri Kurniawan, Jurnalis
Senin 07 Desember 2020 13:50 WIB
Fenomena luar angksa di bula Desember 2020. (Foto: Ist)
Share :

3. Meteor Geminid (13 - 14 Desember)

Hujan meteor Geminid adalah hujan meteor yang titik radiannya berada di konstelasi Gemini. Hujan meteor ini bisa disaksikan sejak pukul 20.00 WIB (13/12/2020) sampai pukul 05.00 WIB (14/12/2020).

Intensitar turunnya hujan meteor ini sekitar 86 - 107 meteor per jam untuk wilayah Indonesia, dengan ketinggian titik radian ketika kulminasi bervariasi, mulai 45 derajat (Pulau Rote) hingga 62 derajat (Pulau Weh).

Baca Juga: Alquran dan Sains Telah Lama Ungkap Fenomena Nebula Luar Angkasa

4. Bulan Sabit Tua (14 Desember)

Bulan Sabit tua bisa disaksikan terakhir kali dengan mata telanjang sejak pukul 04.50 WIB hingga terbit Matahari pukul 05.30 WIB, dengan jarak toposentris 361.743 km, iluminasi 0,79%, magnitudo visual -4,99 dan lebar sudut 0,13 menit busur. Bulan Sabit tua kali ini berumur 28 hari 17,37 jam, elongasi 9,23 derajat dan terbit dari arah Timur - Tenggara di konstelasi Ophiuchus.

5. Bulan Sabit Muda (15 Desember)

Bulan Sabit muda bisa dilihat pertama kali dengan alat bantu optik sejak terbenamnya Matahari pukul 18.00 WIB hingga 18.45 WIB ketika Bulan tenggelam, dengan jarak toposentris 359.735 km, iluminasi 2,27%, dan lebar sudut 0,76 menit busur. Bulan Sabit muda kali ini berumur 18,75 jam, elongasi 9,64 derajat dan terbenam dari arah Barat - Barat Daya di konstelasi Sagitarius.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya