Saat ini siswa sekolah bisa belajar melalui online. Kebutuhan belajar online menjadi tinggi terutama dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.
Untuk menunjang belajar online, beberapa startup memiliki perhatian khusus terhadap pendidikan, sebut saja Ruangguru dan juga CoLearn. Startup ini memfokuskan pada bidang pendidikan, menyediakan platform yang mendukung kebutuhan siswa dalam belajar atau menyelesaikan tugas-tugas di sekolah.
Khususnya CoLearn , start-up edukasi di Indonesia baru-baru ini meluncurkan fitur baru bernama “Tanya”. Fitur ini memungkinkan pelajar untuk menyelesaikan soal matematika hanya dengan mengambil dan mengunggah foto soal ke dalam platform.
Dalam hitungan detik, CoLearn dapat memberikan video penjelasan tentang cara menyelesaikan soal tersebut, secara jelas dan mudah dimengerti. Fitur terbaru ini merupakan wujud komitmen CoLearn untuk membuat matematika menjadi mata pelajaran yang lebih mudah dipahami dan tidak perlu ditakuti.
Hingga saat ini, mata pelajaran matematika masih menjadi ‘momok’ bagi para pelajar di Indonesia. Matematika identik dengan rumus dan soal-soal yang membutuhkan penyelesaian rumit, sehingga banyak pelajar yang kurang menyukainya. Padahal, seiring dengan berkembangnya bidang sains, matematika justru menjadi salah satu pelajaran inti yang paling dibutuhkan untuk mendukung STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika).
Tanpa kemampuan matematika yang baik, sulit untuk menekuni bidang-bidang sains yang lain. “Salah satu misi utama CoLearn adalah berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, agar generasi muda dapat bersaing dengan negara-negara lain," kata Abhay Saboo, CEO CoLearn.
Ia mengatakan, pandemi Covid-19 telah membuktikan betapa pentingnya menguasai teknologi yang akan menjadi elemen utama dalam semua kegiatan di masa depan. Karena itu, penguasaan terhadap mata pelajaran sains seperti matematika sangat penting untuk menjadi fondasi bagi kemajuan teknologi yang lebih pesat.