Meski demikian, seorang mahasiswa pascasarjana di EAPS MIT bernama Prajwal Naraula –yang juga penulis utama makalah penelitian– mengatakan bahwa hal tersebut dapat menjadi kandidat menarik untuk penelitian atmosfer menggunakan James Webb Space Telescope (JWST). Kemudian saat ini peneliti juga sedang memeriksa kumpulan data lain, salah satunya misi TESS NASA untuk menyari planet mirip Bumi lainnya.
Baca juga: Masuki Siklus Baru, Matahari Jadi Lebih "Tenang"
"Akan ada lebih banyak planet yang menarik di masa depan, tepat pada waktunya untuk JWST, teleskop yang dirancang untuk menyelidiki atmosfer dunia asing ini. Dengan algoritma yang lebih baik, semoga suatu hari nanti kita bisa mencari planet yang lebih kecil, bahkan sekecil Mars," ucap Niraula.
Sementara itu saat ini hasil penelitian telah dipublikasikan dalam The Astronomical Journal, melalui makalah berjudul "π Earth: Planet Seukuran Bumi 3,14 Hari dari Dapur K2 yang Disajikan Hangat oleh Tim SPECULOOS" pada Senin 21 September 2020.
(Hantoro)