Peneliti Kembangkan Kulit Buatan yang Dapat Rasakan Sakit

Tasya Chrismonita, Jurnalis
Selasa 08 September 2020 15:31 WIB
Kulit buatan. (Foto: RMIT University/Slashgear)
Share :

Lapisan reaktif suhu yang 1.000 kali lebih tipis dari rambut manusia digunakan berdasarkan bahan yang berubah sebagai respons terhadap panas.

Fitur memori yang meniru otak menggunakan sel memori elektronik, meniru cara otak menggunakan memori jangka panjang untuk mengingat dan menyimpan informasi sebelumnya.

Kemudian sensor nyeri menggunakan ketiga lapisan tersebut. Sementara propotipe lain hanya menggunakan satu.

Baca juga: Waspada! "Pesan Menakutkan" Bisa Buat WhatsApp Rusak 

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya