Termometer Inframerah Bisa Merusak Otak Manusia, Benarkah?

Farah Azka Gazali, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2020 14:35 WIB
Ilustrasi (Foto: New Indian Express)
Share :

“Cahaya memiliki kapasitas yang sangat rendah untuk menembus penghalang yang dibentuk oleh tengkorak, bahkan jika panjang gelombang inframerah lebih mudah menembus,” ucap Gabrielle Girardeau, peneliti ilmu saraf di Institut Nasional Penelitian Kesehatan dan Medis, dikutip World Today News.

Baca juga: Proses Penciptaan Manusia Dijelaskan dalam Alquran

Dengan ini, maka sudah jelas bahwa berita termometer inframerah merusak jaringan otak maupun kelenjar pineal adalah hoaks belaka. Adapun alasan termometer jenis ini digunakan karena ia bersifat non-kontak.

Sebagaimana disampaikan Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA), pengukuran suhu dapat dilakukan dengan cara demikian menggunakan termometer inframerah. Selain itu, alat ini menampilkan pembacaan yang cepat meski tidak menyentuh dan dapat digunakan serta dibersihkan dengan mudah.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya