Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer
Untuk sistemnya, fitur ini tidak memerlukan identifikasi pengguna. Google hanya membutuhkan lokasi kasar dari getaran satu ponsel yang nantinya akan dikirim ke server deteksi gempa. Data dari setiap ponsel itulah yang nantinya akan diolah untuk memetakan lokasi dan memastikan apakah gempa bumi sedang terjadi.
Untuk saat ini, Google belum mengonfirmasi perihal Android versi berapa yang akan mendukung fitur ini. Namun setidaknya pihaknya menyatakan bahwa mereka akan merilis fitur tersebut secara global jika uji coba di California berhasil.
Besar kemungkinan fitur akan tersedia tanpa pengguna perlu melakukan pembaruan versi.
(Ahmad Luthfi)