JAKARTA - NASA New Horizons saat ini sedang terlibat dalam upaya pencarian astronomi baru. Bersama dengan Subaru Telescope, wahana antariksa tak berawak itu akan mengamati benda-benda langit yang belum ditemukan dan mungkin belum dikunjungi.
Sebelumnya, New Horizons telah melakukan perjalanan bersejarah Pluto dan penemuan Arrokoth. New Horizons berada di wilayah ruang yang dikenal sebagai Kuiper Belt, yang diyakini kaya akan potongan-potongan formasi Tata Surya yang dikenal sebagai benda kecil.
Mengutip Iflscience, meskipun banyak objek yang mereka temukan, namun ini adalah sebuah tantangan karena ukurannya yang kecil dan tersebar jarak jauh. Dr Alan Stern dari Southwest Research Institute, penyelidik utama misi New Horizons, mengatakan bahwa mereka menggunakan Teleskop terbaik di dunia yakni Subaru.
Kombinasi unik dari ukuran teleskop (salah satu yang terbesar dan bidang pandang Hyper Suprime-Cam (HSC) yang luas) diklaim dapat menangkap banyak objek Sabuk Kuiper.
Area yang sedang dipelajari oleh HSC Subaru setara dengan 18 bulan penuh di langit. Para astronom memperkirakan bahwa ratusan objek Sabuk Kuiper baru akan ditemukan dengan cara ini dan sekitar 50 akan dapat diamati dengan New Horizons.