JAKARTA- Beberapa operator telekomunikasi di Indonesia memastikan keamanan jaringan ditengah bencana nasional COVID-19. Lonjakan layanan data diprediksi akan meningkat sejalan dengan kebijakan bekerja dan belajar dari rumah. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengurangi angka penyebaran COVID-19. Di Indonesia saat ini angka kasus COVID-19 meningkat hingga 134 kasus.
President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama mengatakan pihaknya belum melihat adanya kenaikan yang signifikan untuk trafik Data dan Voice dalam satu bulan terakhir. Meskipun demikian, Indosat Ooredoo akan memastikan performansi jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas jaringan untuk melayani peningkatan trafik.
"Layanan service center pelanggan juga selalu siap untuk membantu pelanggan di Gerai Indosat Ooredoo di seluruh Indonesia, namun kami tetap mengimbau agar pelanggan dapat memaksimalkan channel digital," ungkap dia.
Disisi lain Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan Telkomsel akan terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi wabah COVID-19.
"Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah," kata dia.