JAKARTA - Virus korona telah menyebar di seluruh dunia dan berdampak pada pembatalan beberapa acara atau pameran teknologi internasional.
Untuk bisa mengetahui peta penyebaran virus ini secara live, pengguna tampaknya tidak lagi dapat mencarinya melalui aplikasi di Android atau iOS. Sebab, perusahaan berupaya untuk meminimalisir kesalahan dan mengizinkan apabila berasal dari organisasi kesehatan atau pemerintah yang diakui.
Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah mengakses situs yang tersedia di internet. Salah satu situs live map yang direkomendasikan terkait update virus korona ialah Johns Hopkins University's Center for Systems Science and Engineering's (JHU CSSE), dikutip T3.
Dasbor menampilkan jumlah total kasus yang dikonfirmasi, kematian, dan pemulihan di seluruh dunia, dengan data juga dibagi berdasarkan negara atau wilayah. Tampilan peta dapat disesuaikan, dengan 16 opsi termasuk kartografi, topografi, dan peta jalan.
The Independent juga menyediakan live map yang menarik data dari JHU CSSE. Anda bisa mengklik pada wilayah peta untuk mendapatkan statistik jumlah kasus yang dikonfirmasi, kematian dan pemulihan.
Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengakses HealthMap. Ini merupakan peta dengan fitur 'animate spread', memungkinkan Anda menonton penyebaran virus dari kasus yang dilaporkan pertama kali di Tiongkok hingga saat ini.
(Ahmad Luthfi)