"Banyak hal belum kita ketahui mengenai virus COVID-19, sementara BGI Genomics meneliti karakteristik genom virus itu. Usaha ini memerlukan dukungan sumber daya komputasi lebih dalam sehingga kami mengirimkan tenaga dan fasilitas," ujar petinggi Intel untuk kawasan China, Rui Wang seperti dilansir laman Xinhua.
Hasil penelitian BGI Genomics membuahkan seperangkat alat diagnosis untuk mendeteksi COVID-19. Selain itu pengetahuan ekstensif terkait virus bisa dimanfaatkan pihak lain untuk menemukan penangkal COVID-19 di masa depan.
(Ahmad Luthfi)