JAKARTA - 3M Indonesia menyelenggarakan tahap final kompetisi 3M Science Games yang merupakan inisiatif 3M secara global untuk menarik minat generasi muda terhadap sains dan teknologi di bilangan Sudirman pada Sabtu (8/2/2020). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah akan ketersediaan sarana pendidikan yang berkualitas tinggi bagi anak-anak Indonesia.
3M Indonesia berkolaborasi dengan mitra sains DoctoRabbit dan didukung oleh Okezone untuk melaksanakan program 3M Science Games, di mana program ini telah menyelasaikan tahap awal eliminasi pada tanggal 20 - 24 Januari 2020. Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 300 anak pelajar dari rentang kelas 3-6 SD yang menjadi peserta. Lebih dari 40 Sekolah Dasar (SD) dan wilayah JABODETABEK turut berpartisipasi dan bersaing untuk menjadi pemenang.
Setelah melalui tahap eliminasi, semi final hingga final, adapun juara pertama diraih oleh SDI Al Azhar 20 Cibubur, juara kedua oleh SDI Al Azhar Pondok Labu, sedangkan juara ketiga oleh SD Don Bosco II. Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa kegiatan kunjungan (Sains Tur) ke Customer Innovation Center 3M dan atraksi sains di Singapura.
Program 3M Science Games merupakan kompetisi sains dengan cara pengenalan yang menyenangkan dan menarik untuk anak-anak sekolah dasar. Kompetisi ini juga telah dirancang sesuai dengan konsep pembelajaran STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) di Indonesia.
STEM merupakan salah satu hal yang mendasar dan menjadi hal penting karena dengan mempelajari STEM sejak dini, anak-anak akan lebih siap dalam menghadapi sekolah dan karir di masa depan. Demi mewujudkan hal tersebut, 3M memahami pentingnya sains untuk diajarkan dan dipahami sejak dini, sehingga dapat mengembangkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan di masa depan.
Inisiatif ini juga selaras dengan tujuan terbaru pemerintah, di mana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan empat program kebijakan pendidikan yang disebut "Merdeka Belajar". Pelaksanaan ujian nasional tahun 2021 akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bahasa (literasi), kemampuan matematika (berhitung), dan penguatan pendidikan karakter.
Kebijakan ini juga mengacu pada praktik pendidikan yang baik di tingkat internasional seperti PISA (Programme for International Student Assessment) dan TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study).
Managing Director 3M Indonesia, Sashidharan Sridharan mengatakan, sebagai perusahaan giobal yang berbasis sains dan teknologi, 3M ingin mendorong minat terhadap sains dan teknologi bagi generasi muda.