Wabah Korona, Pabrik Huawei Masih Beroperasi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Rabu 05 Februari 2020 10:04 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA- Beberapa perusahaan teknologi China, termasuk Huawei tetap melanjutkan produksi di tengah wabah virus korona yang melanda China. Padahal, Pemerintah telah meminta perusahaan untuk menghentikan produksi di beberapa kota dan provinsi, meskipun ada pengecualian untuk industri kritis tertentu.

Dilansir dari laman Aljazeera, Rabu (5/2/2020) Huawei mengungkapkan pihaknya telah memulai produksi barang termasuk perangkat konsumen dan infrastruktur untuk operator.

Juru bicara Huawei menambahkan sebagian besar produksinya berada di Dongguan, sebuah kota di provinsi Guangdong selatan, terletak sekitar 1.030 kilometer (640 mil) dari Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran wabah virus korona.

Perusahaan-perusahaan lain juga menjaga produksi tetap berjalan seperti halnya Yangtze Memory Technologies Co Ltd (YMTC), pembuat chip memori flash yang berbasis di Wuhan. Perusahaan mengonfirmasi pihaknya belum menghentikan produksinya.

"Saat ini, produksi dan operasi di YMTC berjalan normal dan teratur," kata juru bicara perusahaan.

Pihak YMTC menambahkan tidak ada karyawan pabrik yang dipastikan terinfeksi dan perusahaan telah memberlakukan tindakan isolasi dan partisi untuk memastikan keselamatan karyawan.

Sementara itu, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) juga menjaga produksi berjalan selama liburan.

"SMIC perlu memastikan bahwa produksi pabrik berjalan 365 hari setahun dan 24 jam sehari untuk memenuhi kebutuhan fabrikasi pelanggan," kata SMIC.

Pembuat chip, yang menyaingi Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, memiliki fasilitas di Tianjin, Shenzhen, Beijing, dan Shanghai.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya