Drone PUNA MALE Elang Hitam sesuai rencana pengembangannya akan dipersenjatai rudal dan mampu terbang hingga 30 jam nonstop dengan ketinggian jelajah hingga 23.000 kaki.
Hammam mengatakan, dua prototype PUNA MALE akan dibuat lagi tahun ini. Pengintegrasian sistem senjata pada prototype PUNA MALE dilakukan pada 2020.
"Kedua purwarupa PUNA MALE tersebut nanti akan diuji kekuatan struktur di BPPT, yang juga akan melakukan uji terbang," papar Hammam.
Hammam melanjutkan pemanfaatan PUNA MALE ini membutuhkan rangkaian sertifikasi. Mulai dari sertifikasi produk militer, yang prosesnya sudah dimulai sejak 2019.
Setelah itu, diperlukan Sertifikat Tipe dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan RI (IMAA), yang ditargetkan rampung pada akhir 2021. Selanjutnya diharapkan PUNA MALE mendapatkan sertifikasi tipe produk militer pada 2023.
"BPPT dan konsorsium PUNA MALE sangat membutuhkan dukungan Presiden, Menhan dan Panglima TNI untuk akselerasi program MALE Kombatan Elang Hitam," ungkapnya.
(Ahmad Luthfi)