JAKARTA - Fenomena hujan meteor quadrantid terjadi pada awal 2020. Menurut akun Twitter LAPAN, hujan meteor quadrantid terjadi pada Januari. Fenomena ini berlangsung antara 12 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020.
Puncak fenomena hujan meteor ini terjadi pada 4 Januari 2020. Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, fenomena ini bisa dilihat di langit timur pada dini hari.
"Bisa di langit Timur - Timur Laut, dini hari sesudah pukul 03.00 sampai shubuh," kata Thomas kepada Okezone, Jumat (3/1/2020).
LAPAN menjelaskan bahwa hujan meteor akan tampak sekitar dini hari (setelah pukul 02.46 WIB) setelah rasi Bootes ini terbit di ufuk timur dan tampak terus sampai matahari terbit sekitar pukul 05.21 WIB.
Baca juga: Facebook Crisis Response Cek Kondisi Keluarga saat Banjir Jakarta
Terbakarnya meteoroid ini berlangsung pada ketinggian 70-100 kilometer dari permukaan Bumi.
Hujan Meteor Quadrantid : https://t.co/ElD7k5ncAV pic.twitter.com/7QENnt6I61
— LAPAN (@LAPAN_RI) January 3, 2020
(Ahmad Luthfi)