Kemenhub menyebut fasilitas ini dapat memberi kemudahan kepada produsen lokal, termasuk dalam melakukan tes keamanan mobil buatannya. "Pengujian seperti ini sudah biasa dilakukan pihak pemegang merek (ATPM), termasuk kami sampaikan nanti juga memakai standar internasional yang sudah ada," ujar Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Sigit Irfansyah.
Sebelumnya sejumlah model kendaraan buatan fasilitas produksi dalam negeri, sukses menunjukkan standar keamanan tinggi saat dikirim melakukan pengetesan di negara lain. Hal itu menjadi dorongan kepada produsen lain akan pentingnya memiliki peringkat keamanan tinggi sesuai standar global.
Apalagi sejumlah kendaraan tersebut, termasuk kendaraan komoditas ekspor ke pasar negara lain. "Saya lihat ada kendaraan rakitan Indonesia seperti Toyota Innova dan Suzuki Ertiga menunjukkan peringkat dan reputasi bagus dalam tes di negara lain," ujar Sigit kepada Okezone.
(Mufrod)