JAKARTA - Bukan perkara mudah memang mengembangkan mobil nasional seperti cita-cita awal hadirnya Esemka di Indonesia. Pengembangan, penelitian hingga investasi besar menjadi modal yang harus dimiliki Indonesia untuk bisa mewujudkan impian memiliki mobil nasional seperti negara tetangganya Malaysia yang memiliki Proton di masanya.
Namun kini, Esemka tetap menjadi proyeksi yang terus dijalankan sejak pemerintah Presiden SBY hingga Jokowi, meski akhirnya Esemka lahir bukan sebagai mobil nasional yang dikembangkan oleh bangsa Indonesia.
Esemka merupakan mobil yang dirakit PT Solo Manfaktur Kreasi yang kini telah membangun fasilitas pabrik perakitan di Boyolali, Jawa Tengah. Mobil yang diproduksi memanfaatkan komponen dari industri lokal meski beberapa komponen masih harus didatangkan dari beberapa negara.