Di kesempatan terpisah, Davy menjelaskan pihaknya tidak melakukan pembedaan perlakuan dalam pemesanan Renault Triber, baik skala besar seperti Garuda atau konsumen retail. “Semua distribusi kendaraan harus sesuai dengan urutan antrian yang telah ditetapkan. Hal itu sudah dilakukan sejak pembukaan pemesanan Triber dalam ajang GIIAS lalu,” ujar pria berkacamata tersebut.
Menurut penjelasan Davy lagi, Garuda akan mengoperasikan Renault Triber maupun Twizy di area yang berbeda. Sebanyak delapan unit Renault Twizy akan digunakan untuk kegiatan operasional di apron, atau wilayah sekitar landasan pacu bandar udara. Sedangkan, penggunaan Renault Triber dimaksudkan sebagai mobil angkut maupun antar jemput di luar area bandara. “Model yang digunakan untuk Twizy adalah tipe dua penumpang dan didistribusikan Oktober nanti,” katanya.
(Mufrod)