JAKARTA - Perpres mobil listrik, yang akan segera diluncurkan pemerintah, mendorong perusahaan luar melakukan investasi untuk mempersiapkan fasilitas pendukungnya. Salah satunya rencana pembangunan pabrik baterai Li-thium di kawasan Karawang, Bekasi ataupun Cikarang.
Rencana pembangunan pabrik baterai yang digadang akan dibangun di kawasan Karawang ini, diungkap langsung oleh Menko Maritim Luhut Pandjaitan."Saat ini sudah ada perusahaan konsorsium seperti CATL, LG, Tesla dan beberapa perusahaan lain yang akan melakukan investasi pembangunan pabrik baterai Li-thium," katanya.
Rencana pembangunan pabrik baterai di Indonesia sendiri menjadi komitmen Indonesia yang ingin mengalahkan produksi mobil dari Thailand yang selama ini menjadi basis produksi bagi beberapa negara di Asia. Hadirnya pabrik baterai akan memperkuat Indonesia sebagai industri otomotif yang akan memproduksi jajaran kendaraan ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan pasar di beberapa negara Asia.
Pabrik baterai li-thium di Indonesia rencananya akan mulai beroperasi pada 2022 mendatang , namun proses pembangunan dan produksi diperkirakan akan lebih cepat dari rencana, untuk mendukung langkah persiapan industri automotif secara nasional.