STUTTGART - Salah satu kendala yang dihadapi banyak produsen automotif dunia, dalam mengembangkan teknologi mobil listrik yang membutuhkan biaya besar. Seperti yang diungkapkan produsen BMW dan Jaguar yang melakukan kolaborasi sebagai langkah mengurangi biaya pengembangan.
Dengan melakukan kolaborasi ini, priodusen BMW dan Jaguar berharap bisa dengan cepat mengembangkan mobil listrik untuk pasar globalnya. Langkah cepat peluncuran mobil listrik juga bisa dilakukan secara bersama dimana keduanya bisa berbagi biaya saat melakukan pengembangan.
"BMW dan Jaguar juga meyakini bisa memangkas biaya produksi dan terus memenuhi trend pengembangan teknologi mobil listrik dengan lebih cepat," anggota dewan BMW, Klaus Froehlich, seperti dilansir Reuters.