Dalam sesi ini pun turut hadir juga Woro Prastio sebagai Technical Support Xiaomi Indonesia yang mengoprek langsung perangkat. Lebih lanjut sebelum membuka langsung bodi ponsel, ponsel sebelumnya dipanaskan dengan heather khusus selama 5 menit.
Hal tersebut dikatakan oleh Andi untuk melelehkan perekat yang berada pada casing sehingga dapat dibuka. Membuka penutup casing pun juga harus hati-hati karena jika tidak akan merusak bodi belakang. Setelah dibuka, bagian dalam perangkat pun terlihat, beberapa komponen seperti kamera, CPU, prosesor dan baterai terlihat di dalamnya dengan ukuran yang kecil-kecil.
"Headphone jack ada rubber untuk melindungi dampak terkena cairan. Kemudian chipset prosesor, RAM, ROM dilindungi oleh beberapa perangkat. Rubber kamera depan juga berguna agar kamera tetap berada di tengah," jelas Andi.
Terlihat memang, prosesor, ROM dan RAM berada dalam satu mainboard yang berada di atas baterai di bawah modul kamera. Baterai berukuran 4.000 mAh juga mendominasi jeroan Redmi Note 7. Saat dibuka dengan teknik yang cukup rumit, baterai cukup besar namun tipis.
Menurut Andi untuk membuka baterai juga harus sangat hati-hati karena direkatkan oleh dua karet yang harus digulung dan ditarik dengan sangat hati-hati. Dia juga mengatakan jika baterai telah dilepas, tidak akan bisa dipasang kembali karena lem karet perekatnya hanya sekali pakai.
Untuk informasi, Redmi Note 7 hadir dengan layar 6,3 inci full HD+. Ponsel juga dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5 pada bagian depan dan belakang.