2. VR Dikombinasikan dengan Pemindaian Otak
Diumumkan sebelum CES 2019, Pico G2 4K juga ditujukan untuk bisnis daripada konsumen individu. Misalnya, headset ini memiliki mode Kiosk, yang mengunci headset ke dalam satu aplikasi, tetapi yang lebih penting adalah bantalan wajah yang dapat diganti, yang menjadikan pembersihan lebih mudah. Tampaknya VR mungkin menggunakan Google Glass, yang hanya memiliki edisi perusahaan saat ini, tetapi masih terlalu dini untuk membuat prediksi yang meyakinkan.
Baca Juga: Kecanduan Medsos Serupa dengan Kecanduan Narkoba, Benarkah?
3. Headset VR Semakin Berlimpah
Tampaknya akan ada beberapa perangkat VR baru yang akan hadir dalam waktu dekat. Seperti HTC yang tengah menggandakan pengembangan VR-nya.
Di CES 2019, pabrikan Taiwan itu mengungkapkan versi baru Vive Pro, Vive Pro Eye. Perangkat baru ini memiliki kemampuan pelacakan mata baru. HTCa tidak hanya akan meningkatkan visual, tetapi juga fokus.
Kesimpulan
Realitas virtual telah meningkat secara perlahan dan mantap. Namun, industri ini memang sedikit lambat dalam menangani masalah. Sehingga, beberapa produsen saat ini membuat langkah dengan beberapa perbaikan perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi mungkin masih terlambat untuk beberapa. Inilah sebabnya mengapa 2019 akan menjadi tahun penentu bagi industri tersebut.
(Ahmad Luthfi)