Baca juga: Zenfone Max Pro M2 dan Zenfone Max M2 Resmi Hadir di Indonesia
Adapun data-data yang bisa diakses oleh pihak ketiga akibat celah keamanan itu adalah nama, usia, dan pekerjaan pengguna. Google mengatakan bahwa password, data finansial, maupun nomor induk kependudukan tidak termasuk data yang rentan dirampas.
Sebelumnya pada Oktober lalu Google mengumumkan bahwa Google+ memiliki celah keamanan yang memungkinkan data milik 500.000 pengguna dirampas oleh pihak ketiga. Mereka yang terdampak adalah yang mengakses media sosial itu selama 2015 hingga Maret 2018.
Baca juga: Ini Wujud Samsung Galaxy A8s dengan Desain Layar Bolong
(Ahmad Luthfi)