Sebagai informasi, Xiaomi telah mencatatkan sahamnya di Hong Kong yang bernilai sekira USD 52 miliar pada Juni 2018. Perusahaan mengalami pergeseran strategis pada 2016 setelah penjualan turun tajam Hal ini memaksa Xiaomi untuk menarik keluar beberapa pasar luar negeri.
Sejak itu, Xiaomi fokus pada penjualan offline, hingga kini menarik sekitar sepertiga dari pendapatannya dari luar China.
Baca Juga: Tampilan Ponsel Gaming Razer Phone 2 Mirip Pendahulunya
(Ahmad Luthfi)