Motor Roda Tiga Difabel Dilibatkan dalam Asian Paragames 2018

Antara, Jurnalis
Senin 16 Juli 2018 14:05 WIB
(Foto: Asian Para Games 2018)
Share :

JAKARTA - Panitia penyelenggara Asian Paragames 2018 Jakarta atau INAPGOC bakal melibatkan masyarakat difabel pengguna kendaraan roda tiga untuk mendukung aktivitas kejuaraan empat tahunan ini di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

"Hingga saat ini ada 30 sepeda motor roda tiga yang sudah terdata. Sebanyak 20 berada di Jakarta dan 10 sisanya ada di Yogjakarta. Saya terus mengundang pengguna motor roda tiga untuk terlibat di Asian Paragames," kata Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Menurut dia, pengguna kendaraan roda tiga ini nantinya akan bertugas menunjang mobilitas peserta maupun tim pendukung pelaksanaan Asian Paragames 2018 yang dipusatkan di kompleks GBK Jakarta pada 6-13 Oktober atau satu bulan setelah pelaksanan Asian Games 2018.

Pria yang akrab dipanggil Okto itu menjelaskan kendaraan roda tiga yang akan digunakan pada kejuaraan khusus atlet difabel ini bakal mendapatkan sentuhan khusus yang telah disiapkan, seperti karakter super hero.

 

"Benar. Akan ada sentuhan karakter super hero. Kita harus menjadi super tim pada kejuaraan nanti," kata pria yang juga Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu.

Dengan semakin dekatnya Asian Paragames 2018, INAPGOC terus melakukan persiapan termasuk merekrut relawan. Relawan itu nanti berasal dari masyarakat difabel, bahkan di sela nonton bareng final Piala Dunia 2018 ada banyak permintaan masyarakat difabel untuk dilibatkan.

"Proses persiapan terus berjalan. Kami berharap banyak pihak bisa terlibat untuk menyukseskan Asian Paragames 2018," kata pria yang juga promotor tinju profesional itu.

Asian Paragames 2018 bakal dipusatkan di satu tempat, yaitu GBK Jakarta. Ada 17 cabang olahraga yang dipertandingkan. Untuk lokasi pertandingan juga terus disesuaikan dengan kebutuhan atlet maupun tim pendukungnya.

 

Terkait atlet Indonesia, saat ini menjalani pemusatan latihan di Solo, Jawa Tengah. Para atlet Asian Paragames ini mempunyai hak yang sama dengan Asian Games 2018 termasuk besaran bonus peraih medali emas yang sama, yaitu Rp1,5 miliar.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya