JAKARTA - Penggunaan transmisi matik dengan CVT untuk model Datsun GO sudah lama dinantikan mengingat selama 5 tahun pasarkan Go dan Go+ Datsun tak miliki transmisi matik CVT.
Kali ini pembaharuan transmisi yang hanya terdapat pada model Go hatchback, membuat Datsun Indonesia harus mengimpor transmisi CVT dari Thailand. Lantas apa alasan Datsun Indonesia tak memproduksinya secara lokal?
Masayuki Osugi General Manager, R & D NMI, mengungkap membutuhkan investasi yang cukup besar untuk memproduksi transmisi CVT di Indonesia. Sedangkan Nissan telah memiliki pabrik perakitan mesin di Indonesia.
"Kami sudah melakukan investasi untuk membangun pabrik perakitan mesin di Karawang, Jawa Barat. Jadi kami memilih untuk mendatangkan CVT dari Thailand," ujar Osugi kepada wartawan disela peluncuran Datsun GO CVT dan GO+.
Datsun Go+ hadir dengan empat pilihan yang semuanya mengandalkan transmisi manual. Sedangkan Datsun Go ditawarkan dengan dua pilihan transmisi manual dan matik dengan active CVT. Berikut harga yang ditawarkan untuk dua model Datsun Go dan Go+:
Datsun GO Hatchback
- 1.2 D M/T Rp 102,99 juta
- 1.2 A M/T Rp 110,99 juta
- 1.2 A CVT Rp 126,49 juta
- 1.2 T M/T Rp 122,99 juta
- 1.2 T CVT Rp 138,49 juta
- 1.2 T Active M/T Rp 126,69 juta
- 1.2 T Active CVT Rp 142,19 juta
Datsun GO+ Panca
- 1.2 D M/T Rp 112,38 juta
- 1.2 A M/T Rp 119,99 juta
- 1.2 T M/T Rp 128,99 juta
- 1.2 T Style M/T Rp 133,99 juta
(Mufrod)