Mengapa Lubang Hidung Bisa Terasa Mampat?

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis
Kamis 29 Maret 2018 09:31 WIB
(Foto: Urgentcarefl)
Share :

JAKARTA - Lubang hidung selalu bekerja setiap saat karena pada dasarnya hidung memiliki siklusnya sendiri. Dilansir dari Mentalfloss, pada saat tertentu jika manusia mulai bernapas melalui hidung, sebagian besar udara akan masuk dan keluar dari satu lubang hidung saja, tetapi sebagian kecil udara akan keluar melewati lubang hidung lainnya.

Setiap beberapa jam, sistem saraf otonom yang menjaga detak jantung, pencernaan, dan hal-hal lain yang tidak dikendalikan secara sadar, mengubah segalanya. Lubang hidung lainnya melakukan semua beban berat untuk sementara waktu.

Pembukaan dan penutupan kedua bagian ini dilakukan dengan membengkak dan mengempiskan jaringan.

Siklus hidung berlangsung terus-menerus, tetapi ketika sedang sakit dan benar-benar sesak, lendir ekstra sering membuat lubang hidung yang seharusnya sedang istirahat terasa jauh lebih mundur.

Ada alasan mengapa peredaran atau siklus pada hidung terjadi. Peredaran pada hidung membuat indera penciuman jauh lebih lengkap. Berbagai molekul aroma menurun pada tingkat yang berbeda dan reseptor aroma akan menangkapnya dengan tepat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya