JAKARTA - Semua orang tahu bahwa ketika terluka pasti akan berdarah akibat dari pergerakan konstan darah melalui tubuh. Berikut ini adalah beberapa fakta mengejutkan tentang darah manusia dan beberapa teori yang telah mendahului pemahaman ilmiah modern dari cairan vital ini, seperti dilansir dari Mentalfloss.
Sebelumnya Ilmuwan Tidak Tetapkan Bagaimana Darah Bekerja
William Harvey, seorang dokter Inggris menemukan dan mendemonstrasikan mekanisme sirkulasi, meskipun karyanya berkembang dari kumpulan penelitian kumulatif tentang darah selama berabad-abad.
Teori yang berlaku pada masa Harvey adalah paru-paru memindahkan darah ke seluruh tubuh. Harvey mampu menggambarkan bagaimana jantung memompa darah ke seluruh tubuh dan bagaimana darah kembali ke jantung. Ia menunjukkan bagaimana katup dalam pembuluh darah membantu mengontrol aliran darah pada tubuh.
Baca juga: Alasan Pembuluh Darah Tampak Berwarna Biru
Jenis Darah Ditemukan Awal Abad ke-20
Dokter dari Austria, Karl Landsteiner pertama kali menemukan kelompok darah yang berbeda pada 1901. Ia memperhatikan bahwa darah bercampur dari orang-orang yang memiliki tipe berbeda.
Penelitian berikutnya diklasifikasikan jenis A, B dan O. Penelitian selanjutnya mengidentifikasi tipe darah AB. Golongan darah dibedakan oleh jenis antigen, molekul yang memicu reaksi sistem kekebalan yang menempel pada sel darah merah.
Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah
Para ilmuwan masih belum memahami mengapa manusia memiliki golongan darah yang berbeda. Beberapa orang khawatir apabila melakukan transfusi darah dan darah tersebut tidak “bercampur” dengan darahnya sendiri.