Manusia hanya mampu bertanya-tanya bagaimana Rasulullah mencapai pemahaman akan fakta-fakta sains yang sedemikian akurat lebih dari 1.400 tahun lalu di masa ketika orang-orang baru percaya pada takhayul dan mitos.
Baca juga: Mengenal "Supermoon Ekstra" dan Gerhana Bulan Total
Sementara fakta-fakta itu sendiri baru ditemukan beberapa dekade belakangan. Hal tersebut merupakan bukti yang nyata akan kebenaran Risalah Ilahiyah dari Nabi terakhir, Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.
Gerhana bulan terjadi ketika Bumi berada posisi antara matahari dan bulan. Sehingga memunculkan bayangan kerucut panjang yang disebut umbra, bersamaan dengan area bayangan parsial yang disebut penumbra di sekitarnya.