Ahli biologi dan penulis Inggris, Brian Ford, memiliki teori lain untuk sumber api yang penuh teka-teki tersebut. Dalam kondisi yang disebut ketosis, tubuh manusia menghasilkan sejumlah kecil zat aseton yang mudah terbakar (komponen penghilang cat kuku).
Ford meyakini, ketika seseorang sakit, mereka mungkin menghasilkan aseton yang dapat sedikit memicu api. Hal tersebut kemungkinan karena adanya listrik statis.
Teori populer lainnya menunjukkan bahwa metana yang dihasilkan oleh usus dapat picu api. Namun, terlepas dari pembenaran ilmiah ini, beberapa orang berpendapat bahwa kasus pembakaran manusia tidak memiliki penjelasan rasional.
(Ahmad Luthfi)