Menilik Asal Usul Terciptanya Emoticon Sejak 1881

Qonita Chairunnisa, Jurnalis
Kamis 28 Desember 2017 19:01 WIB
(Foto: Kidscodecs/Wikipedia)
Share :

Menariknya, Fahlman menggunakan emoticon sedih, yakni :-( untuk menunjukkan bahwa pesan yang dimaksud merupakan serius. Namun, seiring waktu, emoticon tersebut berkembang menjadi simbol tidak senang, marah, atau frustasi.

Emoticon tersebut dari yang tadinya hanya menunjukkan ekspresi senang dan sedih, menjadi lebih bervariasi. Fahlman mengatakan, perkembangan ini terjadi dalam beberapa bulan setelah post aslinya.

Pada tahun 2007, Yahoo! Messenger melakukan survei mengenai emoticon. Dengan 40.000 responden, 82% dari pengguna Yahoo! Messenger mengatakan, mereka menggunakan emoticon setiap hari. Sedangkan, 61% merasa bahwa mereka mengekspresikan dirinya dengan sangat baik dengan emoticon.

Hingga kini, hampir semua smartphone dan aplikasi layanan pengiriman pesan memiliki fitur emoticon yang bervariasi. Tidak hanya emoticon kuning yang khas itu saja, tapi kini terdapat pula karakter-karakter lainnya yang dapat mewakili perasaan pada pesan para pengguna.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya