Google Street View akan Abadikan Momen Migrasi Massal 45 Juta Kepiting Merah

Qonita Chairunnisa, Jurnalis
Rabu 13 Desember 2017 07:36 WIB
Migrasi kepiting merah (Foto: Google)
Share :

Kepiting merah sangat rentan terhadap sinar Matahari yang terik, sehingga mereka menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersembunyi di bawah tanah lembab di Pulau Natal. Musim hujan yang mulai pada Oktober atau November memungkinkan mereka untuk keluar dari tempat persembunyian dan memulai perjalanan ke laut.

Migrasi tersebut juga terkait dengan fase bulan. Menurut situs pariwisata Pulau Natal, kepiting merah betina bertelur tepat pada pergantian pasang selama perempat terakhir bulan. Mungkin perbedaan yang sedikit antara pasang surut tinggi dan rendah saat ini memperkenankan kepiting untuk mendekati pantai dengan aman.

Untuk membantu kepiting mencapai tujuan dengan aman, Parks membangun dinding dan pagar yang mencegahnya keluar dari jalur. Beberapa rute juga ditutup untuk pengemudi selama masa migrasi, dan untuk beberapa lokasi yang tidak bisa ditutup para petugas mengarahkan kepiting-kepiting tersebut untuk menjauhi jalan yang berbahaya.

Baca juga: Spesies Baru Singa Marsupial yang Punah 19 Juta Tahun Silam Ditemukan

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya