Mata-mata itu terbuat dari lapisan mozaik cermin mungil dan kristal guanin persegi, sebuah bahan yang sangat reflektif di dunia alam. Setelah cahaya masuk melalui lubang, lapisan-lapisan mozaik ini bekerjasama untuk memantulkan cahaya dari cermin cekung ke retina di atas.
Baca juga: Hati-Hati! Jangan Makan Kerang Mentah jika Tak Mau Seperti Mumi Berusia 375 Tahun Ini
"Cermin itu membentuk gambar pada retina berlapis ganda, untuk memisahkan citra pandangan pada pusat dan sekeliling bidang," tulis para peneliti.
Begitu retina menerima informasi, sistem saraf kerang kemudian memproses gambar dari 200 matanya menjadi satu gambar tunggal. Hal itu membantu kerang menyaksikan dunia dengan pandangan tiga dimensi yang kompleks dengan presisi milimeter, serta melihat area horizontal lebih luas untuk mengawasi pemangsa.
Para peneliti tersebut juga meyakini bahwa proyek yang mereka jalani bahkan bisa membantu mengembangkan teleskop yang lebih canggih. Demikian dilansir dari IFL Science.
(Ahmad Luthfi)