MOUNTAIN VIEW – Dalam ajang Google I/O bulan Mei lalu, Google menjanjikan Android dalam versi yang dirancang khusus untuk perangkat low-end. Resmi diluncurkan hari ini, Android Go edisi Oreo tersedia baik untuk produsen maupun para pengembang perangkat.
Andorid Oreo dalam versi sederhana ini akan berjalan pada smartphone dengan RAM 512MB atau 1GB. Meski terdengar menarik, kemungkinan tidak semua vendor menjajakan OS yang dirancang Google ini.
Bagi Google, langkah ini merupakan sebuah tantangan dimana perusahaan harus membuat sistem operasi yang sama yang mampu berjalan pada dua perangkat dengan kelas yang berbeda. Namun Google yakin mampu mengatasi tantangan tersebut dengan dirilisnya Android Go.
Smartphone dengan Android Go akan mampu menjalankan berbagai aplikasi besutan Google termasuk Google Assistant, Google Maps, Gmail, dan lainnya. Beberapa aplikasi itu juga memiliki fitur khusus layaknya YouTube Go untuk mengunduh file melalui Wi-Fi.
Android dalam versi Go berukuran lebih kecil ketimbang versi reguler. Alhasil OS ini mampu mengurangi separuh jumlah penyimpanan yang secara default memangkas memori smartphone baru.