Embun beku terbentuk saat malam hari di sekitar bebatuan di permuakaan Mars, tapi saat fajar tiba suhunya mulai menghangat sehingga embun tersebut menguap. Selama proses evaporasi, tingkat kelembapan bisa mencapai 100%.
Dengan kelembapan yang tinggi, peluang Mars untuk bisa dihuni oleh koloni manusia semakin besar. Tapi proses penguapan itu hanya terjadi di pagi hari saja.
Baca juga: Peneliti Temukan Tanda Kehidupan Lain di Mars, Benarkah?
Di Bumi, uap air dibutuhkan oleh makhluk yang berada di daerah kering. Misalnya, lumut biasanya memanfaatkan suhu lembab agar bisa bertahan. Tapi ada pula jenis lumut yang dapat bertahan di kelembapan yang rendah di bawah 70%.
Sementara itu penelitian lain telah menunjukkan bahwa bentuk lumut Antartika dapat beradaptasi dengan kehidupan di bawah kondisi Mars yang disimulasikan.
(Kemas Irawan Nurrachman)