JAKARTA - Berkat upaya NASA dan berbagai badan antariksa di seluruh dunia, manusia belajar banyak mengenai Mars dalam dekade terakhir ini. Manusia mengetahui apa yang membentuk Mars, apa yang ada di sana saat ini, dan apa yang mungkin terdapat di sana di masa lalu.
Namun, pola garis bergelombang di lereng kawah Mars tetap menjadi tanda tanya. Para ilmuwan pernah mengungkapkan bahwa aliran tersebut merupakan bukti adanya air yang mengalir di permukaan Mars, tetapi saat ini teori tersebut kembali dipertanyakan.
Garis gelap dan bergelombang di lereng kawah Mars pernah disebutkan merupakan hasil air dari bawah permukaan yang mengalir turun pada suatu sudut akibat gravitasi. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nature Geoscience menunjukkan bahwa hal tersebut tidak melibatkan air sama sekali. Ternyata, pola tersebut terbentuk dari pasir yang mengalir.
Baca juga: Ternyata! Terdapat Gunung Api Terbesar di Mars
Mars adalah kawasan yang sangat berdebu dan berpasir. Pasir sendiri bersifat seperti cairan saat keadaannya sangat kering. Garis-garis gelap di kawah Mars, yang disebut “garis landaian yang berulang” bisa jadi terbentuk oleh air. Namun, sebuah penelitian baru dengan menggunakan gambar beresolusi tinggi oleh NASA’s Mars Reconnaissance Orbiter mengungkap bahwa lereng kawah cukup curam untuk mampu mengalirkan pasir.