Tak mudah memang untuk mewujudkan hal tersebut mengingat Apple menjual jutaan perangkat setiap tahunnya. Akan tetapi Apple memang berniat untuk menambang Bumi terus menerus.
Baca juga: Apple 'Bunuh' Macbook Berbahan Plastik
Mineral, yang penting untuk baterai yang ditemukan di banyak perangkat sehari-hari, termasuk gadget Apple, yang diproduksi dalam jumlah besar dari Republik Demokratik Kongo, yang menghasilkan lebih dari separuh pasokan di seluruh dunia. Namun kondisi kerjanya sangat berbahaya dimana mineral ditambang dengan menggunkan tangan bahkan terkadang dilakukan oleh anak-anak.
Apple awal tahun ini mengatakan akan berhenti menggunakan kobalt yang ditambang dengan tangan di negara tersebut. Konsep yang dicanangkan oleh Apple memang terdengar menarik meski perusahaan belum sepenuhnya menerapkan hal tersebut. (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)