JAKARTA - Ilmuwan Stephen Hawking memperingatkan kepada umat manusia tentang bahaya yang mungkin dihadapi Bumi pada beberapa ratusan tahun ke depan. Bumi dikatakan bisa berubah menjadi bola api dalam waktu 600 tahun ke depan.
Dilansir Dailymail, Rabu (8/11/2017), ilmuwan asal Inggris itu percaya bahwa jumlah populasi yang melonjak dan meningkatnya permintaan energi akan menyebabkan malapetaka. Dengan demikian, manusia harus mencari bintang lain untuk menghindari nasib ini.
Baca juga: Ternyata! Fungsi Gunung Lindungi Makhluk Hidup di Bumi dalam Penjelasan Alquran dan Sains
Menurutnya, sistem bintang tetangga seperti Alpha Centauri ialah kandidat terbaik untuk tempat tinggal baru manusia. Hawking juga mendesak keuangan yang potensial untuk bisa mendukung proyek penerbangan berawak tersebut.
Hawking juga membuat komentar ketika berbicara pada sebuah kesempatan di Tencent Web Summit, yang digelar di Beijing. Ahli kosmologi yang didiagnosis menderita penyakit motor neuron itu mendukung terbitnya proyek Breakthrough Starshot.
Proyek ini memungkinkan penyelidikan nanocraft yang dikirim ke Alpha Centauri hanya dalam waktu 20 tahun. Terkait dengan proyek itu, ia mengatakan bahwa gagasan di balik misi ini ialah memungkinkan laju dengan kecepatan cahaya.
Baca juga: Ilmuwan Jelaskan Penyebab Letusan Gunung Api Paling Kuat di Bumi
"Sistem seperti ini bisa mencapai Mars dalam waktu kurang dari satu jam, atau mencapai Pluto dalam beberapa hari, melewati Voyager dalam waktu kurang dari seminggu dan mencapai Alpha Centauri hanya dalam waktu 20 tahun," jelasnya.
Sekadar informasi, sistem bintang Alpha Centauri berjarak 25 triliun mil (4,37 tahun cahaya). Dengan pesawat luar angkasa tercepat di dunia saat ini, diperlukan waktu selama 30 ribu tahun untuk bisa sampai di sana.
(Ahmad Luthfi)