Saat salah satu gigi gugur, gigi lainnya yang berada di bagian belakang bergerak untuk menggantikannya. Proses itu sendiri hanya berlangsung selama 24 jam saja.
Ikan hiu terus mengganti gigi mereka seumur hidupnya. Gigi baru mereka bahkan tumbuh lebih besar ketimbang gigi yang telah tanggal. Gigi hiu juga memiliki variabilitas yang tinggi. Beberapa gigi tampak rata, dan lainnya bengkok. Sementara itu ada juga gigi yang tampak lurus.
Hiu yang menghuni perairan dangkal di mana mereka umumnya memakan krustasea seperti udang, moluska dan lobster sangat mudah beradaptasi untuk menghancurkan mangsa. Namun spesies yang memakan ikan, memiliki gigi yang lebih runcing yang membantu mereka menangkap ikan dengan tepat.
Para ilmuwan sebelumnya telah menemukan gigi hiu megalodon di seluruh dunia. Hiu ini bahkan dipercaya memiliki lebih banyak gigi seperti hiu putih berukuran besar. Hiu megalodon disebut memiliki sekira 276 gigi di rahanya yang terpasang dalam 5 baris. Semua giginya meruncing dengan ukuran 17,5 cm dan diyakini merupakan gigi terbesar yang pernah ada untuk spesies hiu baik yang sudah punah maupun yang masih bertahan hidup. (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)