"Itu adalah beberapa contoh dari banyak teknologi Qualcomm yang digunakan Apple untuk memperbaiki perangkatnya dan meningkatkan keuntungannya," kata Trimble.
Sementara itu pihak Apple sendiri mengklaim bahwa mereka tak pernah membahas paten tersebut (dalam perjanjian) bersama Qualcomm. Melalui juru bicaranya, Apple mengaku optimis bahwa tuduhan Qualcomm akan gagal di persidangan.
Baca juga: Tuding Langgar Paten, Qualcomm Ajukan Blokir iPhone dan iPad
"Dalam negosiasi bertahun-tahun kami yang terus berlanjut dengan Qualcomm, paten ini tidak pernah dibahas," kata juru bicara Apple Josh Rosenstock. "Seperti manuver persidangan mereka yang lain, kami yakin upaya hukum terakhir ini akan gagal," imbuhnya.
Tuntutan yang dilakukan Qualcomm di Beijing tersebut diajukan pada 29 September 2017. Meski demikian, pihak pengadilan masih belum membeberkan tuntutan tersebut kepada publik.
(Kemas Irawan Nurrachman)