Dalam pernyataannya di dokumen paten, JLR mengungkapkan, sistem mampu membaca kondisi cuaca yang berubah seketika selokal mungkin.
"Kendaraan akan beradaptasi dengan cuaca lokal. Dalam praktiknya, jendela mobil bisa membuka-menutup juga sunroof menutup jika ada indikasi hujan akan turun," demikian isi dokumen paten yang diajukan JLR.
(Baca Juga: Gempur Pasar Automotif Nasional Jaguar Land Rover Indonesia Siap Boyong 10 Model Baru)
Sistem pendeteksi cuaca ini juga disinkronkan dengan GPS untuk mengetahui prediksi kondisi cuaca sepanjang rute yang dipilih.
Teknologi ini diklaim lebih maju ketimbang fitur yang sudah diaplikasikan pada mobil lain, di mana jendela, wiper, kontrol temperatur, dapat bekerja secara otomatis jika cuaca hujan. Sementara teknologi JLR bersifat mengantisipasi, artinya akan bekerja otomatis sebelum hujan turun.
(Anton Suhartono)