JAKARTA – Gembar-gembor jaringan 5G belakangan mencuat dan menggoda pengguna perangkat cerdas. Jaringan baru tersebut bahkan telah banyak diuji coba oleh perusahaan teknologi dan telekomunikasi.
Meski jaringannya masih dikembangkan, smartphone 5G bahkan dikabarkan akan segera mendarat ke pasaran. Dijelaskan CEO Qualcomm, Steven Mollenkopf smartphone 5G akan tersedia secara komersial pada 2019.
Mollenkopf mengungkapkan bahwa permintaan smartphone meningkat dari segmen konsumen. Selain itu, dari sisi bisnis turut mendorong percepatan pengembangan ponsel sebelum tahun 2020.
“Anda akan melihat perangkat 5G di pasaran pada 2019,” kata Mollenkopf di Jerman.
Ia menuturkan bahwa sudah ada beberapa operator jaringan di Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan yang tengah mempersiapkan peluncuran 5G pada 2019. Kemungkinan mereka juga akan bergabung dengan operator China.
“Saya kira Anda akan melihat penggerak utama dari Korea, Jepang, dan Amerika Serikat, Anda akan melihat permintaan yang kuat di negara tersebut, yang berarti bahwa ada beberapa operator yang ingin menjadi pelopor dan tidak ketinggalan. Apa yang kita lihat di China adalah keinginan nyata untuk tidak menjadi pengikut dan memulainya bersama yang lain,” kata Mollenkopf.
Qualcomm sendiri telah menggarap jaringan percobaan 5G di seluruh dunia. Februari lalu perusahaan mengumumkan kemitraan dengan Ericsson dan Telstra untuk melakukan pengujian jaringan 5G.