Berotak Encer, Nih Ilmuwan Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia

Dini Listiyani, Jurnalis
Senin 18 September 2017 03:03 WIB
(Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Layaknya bidang lainnya, sains juga telah didominasi oleh manusia sepanjang sejarah. Namun, ada beberapa perempuan jenius yang menerjang sistem patriarki dan membuat beberapa kontribusi tak terlupakan di berbagai bidan scientific.

Kontribusi mereka memberikan sains arah baru. Tanpa perempuan cemerlang ini, dunia mungkin tak akan seperti saat ini. Berikut ini daftar ilmuwan perempuan yang terkenal dalam sejarah seperti dikutip dari Wonder List, Senin (18/9/2017).

 

Ada Lovelace (1815-1852)

Ahli matematika Inggris Ada Lovelace dianggap sebagai programmer komputer pertama di dunia. Analisisnya tentang mesin analitik Charles Babbage, pendulu komputer, dikatakan memiliki algoritma pertama. Artikelnya mengilhami Alan Turing dalam studinya tentang komputer modern. Bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan AS, dinamai menurut namanya.

Dorothy Hodgkin (1910-1994)

Dorothy Hodgkin merupakan tokoh penting dalam bidang kimia dan perempuan ketiga yang memenangkan Hadiah Nobel bergensi dalam disiplin ilmu. Ahli biokimia Inggris ini merupakan pelopor dalam bidang kristalografi sinar-x dan mampu menemukan dan mengonfirmasi struktur berbagai molekul biologis. Mereka termasuk penisilin, insulin, dan vitamin B12.

 

Barbara McClintock (1902-1992)

Meskipun pengakuan dan penghargaan datang kepadanya cukup terlambat, Barbara McClintock sekarang dianggap sebagai salah satu ilmuwan genetika yang paling berpengaruh, mungkin di bawah Grgor Mendel. McClintock berkontribusi secara signifikan di bidang sitogenetika dan merupakan orang pertama yang menghasilkan peta genetika jagung. Dia melakukan studi ekstensif mengenai masalah ini, namun dunia ilmiah skeptis terhadap penemuannya. Kemudian mereka diakui, dan ia akhirnya memenangkan Hadia Nobel dalam bidang Fisiologi pada 1983.

Maria Goeppert-Mayer (1906-1972)

Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman ini merupakan salah satu tokoh terpenting dalam fisika nuklir. Meskipun subjek favoritnya merupakan matematika, ia kemudian beralih ke fisika. Mayer dikenal karena menyarankan model inti nuklir dari inti atom. Dia juga mengerjakan Proyek Manhattan selama Perang Dunia Kedua. Dia menjadi perempuan kedua setelah Madam Curie, untuk memenangkan Hadia Nobel dalam bidang Fisika pada 1963.

Rosalind Franklin (1920-1958)

Meski ia hidup hanya 338 tahun dan terbengkalai oleh koleganya, namanya tak terlupakan dalam sejarah sains. Ahli biofisik ini memainkan peran penting dalam penemuan struktur DNA, meskipun ia tak mendapatkan pujian yang pantas. Dia menghasilkan gambar difraksi sinar-x DNA yang kemudian membantu Watson dan Crick untuk menemukan model heliks ganda DNA.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya