Setelah fenomena gerhana Matahari tersebut selesai, planet besar Nibiru akan muncul di cakrawala dan menabrak Bumi serta menghapuskan sejarah manusia. Teori konspirasi mengatakan bahwa setelah gerhana, Nibiru muncul di langit pada 23 September sebelum bertabrakan dengan Bumi.
Ia mempresentasikan beberapa teori untuk mendukung pernyataannya yang tidak biasa tersebut. Dan ia juga mengklaim bahwa ada beberapa kejadian kebetulan yang melibatkan angka 33 yang juga dianggap sebagai tanda kiamat.
Meade penulis buku 'Planet X- The 2017 Arrival' mengatakan, "Ini merupakan pengamatan yang sulit, kecuali Anda bisa terbang di tempat yang tinggi di atas Amerika Selatan dengan kamera yang sangat bagus". Dalam bukunya, ia mengklaim menemukan bukti ilmiah, namun pembaca yang mengomentari buku tersebut mengatakan bahwa argumen tersebut berkembang dari argumen religius.
(Ahmad Luthfi)