Ternyata! Bukan Hanya Indonesia, Amerika Serikat juga Alami Masalah dengan Keamanan di Internet

Tachta Citra Elfira, Jurnalis
Kamis 03 Agustus 2017 19:32 WIB
Foto : Reuters
Share :

Antara 20 miliar dan 30 miliar perangkat, diharapkan dapat terhubung ke internet pada 2020. Para peneliti juga memperkirakan dengan persentase yang besar dari mereka merasa tidak aman.

"Dalam waktu lima tahun Anda pergi dan membeli pemanggang roti, terlepas dari pemanggang roti yang Anda beli, bahkan jika tidak ada fitur IoT, ini masih akan menjadi pemanggang roti IoT. Ini masih akan menelefon ke rumah kepada pabrikan. Dan alasannya adalah Akan terjadi apakah akan sangat murah untuk dimasukkan ke dalam satu chip agar bisa menelepon ke rumah, bahwa mereka semua akan melakukannya, bahkan jika hasilnya sangat kecil,” kata Mikkp Hypponen F-Secure.

"Dan manfaatnya adalah analisis seperti 'ok, berapa banyak pemanggang roti yang kita gunakan, seberapa cepat orang menggunakannya saat mereka membelinya, berapa banyak roti panggang, roti apa yang mereka bakar, seberapa sering Pemanggang roti kami terbakar, di mana di London apakah kita memiliki pelanggan, apakah kita memiliki lebih banyak di sisi Timur atau Barat atau Selatan? Kita memiliki lebih sedikit pelanggan di sisi Selatan, lebih banyak mengiklankan di sisi Selatan. Hal-hal seperti itu," imbuh Mikko.

Dengan kata lain, pembeli bahkan tidak akan tahu bahwa ia membeli produk yang terhubung dengan internet, sehingga ia tidak bisa menghindarinya. Dan inilah yang membuat perdebatan keamanan yang begitu penting. Demikian dinukil dari Business Insider, Kamis (3/8/2017).

Baca Juga:  Mozilla Punya Situs Web Baru, Apa Itu?

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya