JAKARTA - CEO sekaligus pendiri Telegram, Pavel Durov hari ini telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kedatangan bos Telegram itu dikonfirmasi langsung oleh Plt. Humas Kominfo Noor Iza, yang mengatakan bahwa akan ada sesi bertemu dengan awak media pada pukul 13.30 WIB di gedung Kominfo.
"Iya betul. Nanti jam setengah dua. Pembahasannya masih soal pemblokiran Telegram kemarin," kata Noor Iza melalui sambungan telefon kepada Okezone, Selasa (1/8/2017).
Ia menjelaskan, Pavel Durov telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Kominfo Rudiantara untuk membahas pembukaan blokir Telegram. Sayangnya, ia tak banyak menjelaskan kapan tepatnya Pavel Durov tiba di Tanah Air.
"Nanti saja ya mas, nanti bisa ditanyakan saat press conference," singkatnya mengakhiri telefon.
Sebagaimana diketahui pada 14 Juli 2017, Kominfo secara tiba-tiba memblokir akses Telegram melalui layanan desktop di versi website. Pemblokiran itu menyusul adanya saluran publik yang berisi informasi dan propaganda radikalisme dan terorisme.
Sejauh ini kedua belah pihak diketahui telah menjalin komunikasi untuk menyelesaikan masalah konten negatif dan dibukanya kembali akses Telegram. Meski demikian kapan layanan tersebut akan kembali dibuka, hingga saat ini masih belum diketahui.
(Kemas Irawan Nurrachman)