Susul Prancis, Inggris Bakal Larang Penjualan Mobil Bensin & Diesel

Anton Suhartono, Jurnalis
Rabu 26 Juli 2017 10:06 WIB
Lalu lintas di London (Foto: Reuters)
Share :

Pabrikan automotif pun secara perlahan mulai memperkenalkan dan meluncurkan produk-produk full electric mereka. Bahkan beberapa merek sudah sesumbar akan berhenti menjual mobil yang sepenuhnya mengandalkan mesin konvensional, seperti Volvo. Mulai 2019, setiap model kendaraan baru yang diluncurkan oleh produsen mobil premium Swedia itu sudah menggunakan mesin hybrid dan full electric.

Prancis merupakan negara Eropa pertama yang menargetkan bebas emisi karbon pada 2050. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, mulai 2040 Prancis akan menghentikan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel.

Menteri Lingkungan Prancis Nicolas Hulot pada 6 Juni 2017 menjelaskan bahwa langkah ini ditempuh untuk menjaga momentum perjanjian iklim Paris.

Namun, Pemerintah Prancis akan memberikan solusi bagi produsen mobil terkait rencana penghentian penjualan mobil berbahan bakar fosil. Saat ini mobil berbahan bakar fosil, baik bensin maupun diesel, masih mendominasi penjualan di Prancis. Selama paruh pertama 2017, sebanyak 95,2 persen mobil yang terjual bermesin konvensional. Sisanya, 1,2 persen bertenaga listrik murni dan 3,5 persen merupakan mesin hybrid.

Ia yakin target itu akan tercapai, pasalnya pabrikan mobil global sudah mengarahkan produknya pada penggunaan motor listrik mulai saat ini. Pada 2020 penggunaan mobil listrik akan lebih massif lagi.

(Dian AF)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya