JAKARTA – Mainan fidget spinner sedang populer saat ini. Sejatinya, alat tersebut ditujukan untuk penderita kecemasan, ADHD, dan autisme. Namun karena keunikannya, fidget spinner pun berubah menjadi permainan secara umum.
Baru-baru ini, terdapat sebuah laporan seorang bocah yang menjadi korban permainan tersebut. Informasi itu diungkap oleh ayahnya di Facebook.
John Harris, sebagaimana dikutip dari America Now, Kamis (6/7/2017), mengunggah kejadian tersebut disertai foto keadaan anaknya. Terlihat bahwa sang anak menderita luka cukup serius di bagian atas bibirnya. Kulit di bagian tersebut tampak sobek.
Harris menceritakan luka itu didapat saat ia dan anaknya menirukan permainan fidget spinner di Youtube yang menggunakan kompresor. Saat ia memegang spinner dengan tiupan angin dari kompresor, tiba-tiba mainan tersebut meledak.
Serpihan dari ledakan spinner itu kemudian mengenai sang anak tepat di bagian atas bibir. Akibatnya sang anak harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan 30 jahitan.