Sebelum keberangkatan, lakukan persiapan fisik dan mental yang cukup, karena stamina harus prima saat mengendarai motor jarak jauh. Lakukan istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan, jangan bergadang atau melakukan kegiatan fisik yang berlebihan sejak H-2 keberangkatan.
Pengendara diharapkan melakukan istirahat kecil setiap 2-3 jam, sehingga tubuh tetap bisa fokus. Hindari mengonsumsi minuman mengandung kafein secara berlebihan, seperti kopi dan minuman berenergi. Hal ini untuk menghindari risiko gangguan pencernaan yang bisa mengganggu fokus berkendara.
Jalur pantura Jawa selalu padat setiap musim mudik. Kemacetan umum terjadi di banyak titik, baik karena pasar tumpah serta aktivitas masuk-keluar kendaraan di SPBU atau tempat keramaian lain. Macet sangat menyita waktu dan memeras tenaga. Di sinilah dituntut kondisi fisik yang prima, apalagi jika cuaca panas.
2. Cek 4 Bagian Penting Sepeda Motor
Roda, lampu-lampu, rem, dan mesin, merupakan empat poin utama yang harus dipastikan dalam kondisi baik sebelum berangkat. Untuk roda, cek kondisi ban, jari-jari, pelek, serta rantai atau belt.
"Pastikan ban memiliki alur pembuangan air yang baik dan memiliki daya cengkram yang maksimal. Karena di beberapa titik di jalur pantura, ada beberapa proyek masih berjalan, sehingga jalanan bekas kendaraan proyek ketika hujan bisa sangat licin dan berbahaya," jelas Oke.